Hillary Dorong Generasi Muda Bikin Terobosan di Tengah Pandemi - Kabar.id | Platform Berbagi Kabar

Post Top Ad


JAKARTA, KABAR.ID- Anggota Komisi I DPR-RI, Hillary Brigitta Lasut, SH. LL.M mendorong anak muda tetap produktif dan kreatif,  bahkan ia menantang menciptakan terobosan baru dan peluang baru di tengah pandemi Covid=19.
“Saya mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap bersemangat, terus produktif, saling bahu membahu, menopang ekonomi Indonesia, menopang yang lainnya.  Supaya kita tidak terkena dari dampak resesi ekonomi,”kata Hillary saat menjadi pembicara dalam diskusi Webinar via aplikasi Zoom dan Youtube dengan tema "Mendorong Semangat Karya Anak Muda dalam Problematika di Tengah Pandemi Covid-19" pada Rabu (22/7/2020).
Diskusi digital yang melibatkan 173 peserta dari berbagai kalangan seperti pemuda, akademisi, politisi hingga jurnalis terlaksana atas  kerjasama Anggota Komisi I DPR-RI dengan Kominfo RI.

Dikatakan, meski Pemerintah Indonesia belum menyatakan 100 persen Indonesia mengalami resesi, tapi sudah banyak yang merasakan dampaknya seperti  ratusan ribu pekerja yang mengalami PHK yang menambah rate pengangguran di Indonesia.  

Meski demikian, ekonomi Indonesia hingga saat ini masih berjalan karena ditopang oleh aktivitas bisnis UMKM, bisnis rumahan dan adanya startup atau unicorn yang membantu ekonomi tetap berjalan, termasuk membantu aktivitas pemerintahan melalui platform digital.

Menurut politisi Partai Nasdem ini, pandemic Covid-19 tak hanya berdampak negatif, tapi juga ada dampak positifnya seperti memaksimalkan potensi digital anak bangsa, supaya Indonesia lebih mandiri dan tidak bergantung dengan negara lain seperti China. Kini makin makin banyak anak bangsa berupaya menciptakan platform digital disaat  menjalani masa karantina di rumah.

“Kita sebagai pemuda harus berperan aktif dalam menopang ekonomi Indonesia,”ujarnya.

Anggota Komisi I DPR-RI, Hillary Brigitta Lasut.
Dampak positif lainnya kata Anggota DPR-RI Termuda ini, COVID-19 membuat  masyarakat lebih banyak beraktivitas dari rumah dan lebih banyak waktu bersama keluarga, sehingga memiliki kesempatan untuk melakukan berbagai aktivitas yang sebelumnya sulit dikerjakan.

Seperti mencoba hal-hal baru, membuat tulisan, membuat resep-resep baru untuk kemudian dijual secara onlin dari rumah.  Selain itu, kini makin banyak masyarakat berpindah membuat home industry atau usaha rumahan, yang bisa membuka lapangan kerja yang baru di tengah pandemi,  walaupun dalam skala kecil.

Dari sisi kesehatan, masyarakat kini makin peduli akan pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan yang diancurkan pemerintah seperti rajin mencuci tangan, pakai masker, menjaga jarak, tapi tetap bisa silaturahmi lewat digital.

“COVID-19 kebanyakan dampak negatifnya membuat ekonomi masyarakat terpuruk,  banyak kena pemutusan hubungan kerja (PHK).  Justru dalam kondisi saat ini, dibutuhkan kreatiftas untuk bisa bertahan di tengah pandemi dan ujung tombaknya adalah generasi muda,”tandasnya.

Politisi muda asal Sulawesi Utara ini juga menyinggung kebijakan news  normal yang belakangan direvisi jadi adaptasi kebiasaan baru). Dikatakan, Pemerintah sengaja melonggarkan berbagai aktivitas ekonomi di lua rumah, supaya  ekonomi Indonesia bisa kembali membaik. Tapi berbagai aktivitas di luar rumah harus tetap menerapkan protokol kesehatan supaya aman dari virus Corona.

Yang terpenting menurut Hillary, semua pihak harus mempersiapkan diri secara fisik dan mental, dengan berbagai perubahan-perubahan yang terjadi khususnya dalam kehidupan bermasyarakat.

 “Terkait daya beli masyarakat, berperilaku, bersikap dan mengambil keputusan di masa pandemi. Kita harus banyak meneliti, apa yang dibutuhkan masyarakat? menggali potensi ekonomi baru, supaya bisa membuka lumbung-lumbung mata pencarian baru, menjadi entrepreneur (pengusaha) baru yang mampu bertahan di era pandemi,”tuturnya.

Seraya menambahkan, kalangan muda harus bersikap positif, termasuk dalam pengembangan teknologi. pemaknaan kata produktif tidak melulu mencari uang seperti dalam definisi KKBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).  Tapi produktif bisa bisa diartikan bisa bermanfaat buat masyarakat dan bangsa.

Sebelum menutup materinya, Hillary berbagi beberapa hal yang bisa dilakukan generasi muda saat mengisi masa pandemi di rumah mulai dari menulis jurnal, membuat  home industry untuk jual online mengali potensi digital untuk bisa bertahan di masa pandemi,  home industry perdagangan jasa secara online, membuat konten kreatif untuk media social, membuat startup hingga membuat forum kajian secara online.

 “Itulah beberapa hal kegiatan positif yang bisa dilakukan anak muda saat mengisi waktu rumah selama pandemi ini,”tandasnya.(Wan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad