Nasional

[Nasional][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Habibie Banyak Membuat Gebrakan Penting Saat Reformasi



JAKARTA, KABAR.ID- Pada 21 Mei 1998, BJ Habibie menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden.

Ia hanya menjabat selama dua bulan tujuh hari sebagai wakil presiden, dan satu tahun lima bulan sebagai presiden; jabatan wakil presiden dan presiden terpendek di Indonesia.

Meskipun demikian Habibie membuat gebrakan yang ikut mendorong reformasi ketika itu, – lain dengan membebaskan seluruh tahanan politik dan mengurangi kontrol atas kebebasan berpendapat dan berorganisasi.

Ia juga berhasil mendapat dukungan dari badan-badan internasional dan negara-negara donor untuk memulihkan kondisi perekonomian yang carut marut.

Habibie juga berhasil membuat landasan penting untuk mengatasi kerusuhan dan perasaan terpinggirkan di sejumlah daerah dengan melahirkan UU Otonomi Daerah.

Di era kepemimpinannya pula dikeluarkan UU Anti Monopoli dan perubahan UU Partai Politik. (VOA/KI)

Tidak ada komentar: